Kamis, 21 April 2011

Refleksi Hari Kartini 2011

Line

Hari Kartini Diharapkan Tidak Hanya Simbol

SEMARANG-Peringatan hari Kartini setiap 21 April jangan hanya terfokus kegiatan seremonial yang menonjolkan sisi-sisi feminim perempuan. Tapi, mengkesampingkan esensi semangat Raden Ajeng (RA) Kartini. Koordinator Legal Reources Center untuk Keadilan Jender dan HAM (LRC-KJHAM) Evarisan megatakan hal itu, kemarin.
Menurut dia, kegiatan perlombaan memasang konde, memakai kain kebaya, dan sanggul justru mengkesampingkan esensi semangat Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan jender.
''Peringatan Hari Kartini selama ini baru dimaknai sebagai ritual simbol-simbol semata. Padahal, semangat yang ingin disampaikan Kartini adalah keadilan jender. Perlindungan perempuan dari bentuk kekerasan fisik, psikis, sosial, dan ekonomi dalam rumah tangga dan lingkungan publik,'' ujar dia di Kantor LRC-KJHAM Semarang.