Senin, 03 Mei 2010

Pubertas Tak Selalu Negatif

Ada satu fase dari pertumbuhan anak yang paling dikhawatirkan oleh para orang tua. Fase ini sering disebut dengan masa pubertas. Dari aspek biologis, pubertas merupakan fase yang dimulai dari usia baligh alias kematangan biologis. Fase ini biasanya berada antara usia 12 tahun dan 18 tahun.

Kesalahan-kesalahan menghadapi pubertas ini banyak sekali dan beragam. Misalnya, tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk mandiri. Padahal Rasulullah saw melatih anak-anak para sahabat sejak kecil untuk memikul tanggung jawab dalam bidang-bidang yang beragam dan turut menanggung beban kehidupan.
Hal ini seperti digambarkan dalam hadits Tsabit radhiyallahu anhu, dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata, "Rasulullah saw datang saat aku bermain bersama bocah-bocah lainnya. Lalu beliau memberi salam kepada kami, lalu mengutusku untuk suatu urusan. Sebelum pergi, aku menemui ibuku lalu ia bertanya, 'Apa keperluan beliau itu?' Aku berkata, 'Itu rahasia!' Ia berkata, 'Kalau begitu, jangan ceritakan rahasia Rasulullah saw ini kepada siapa pun!' Anas radhiyallahu anhu berkata, 'Demi Allah, andaikata boleh aku menceritakannya kepada seseorang, pastilah sudah aku ceritakan hal itu kepadamu, wahai Tsabit!" (HR. Ahmad).